Harga PCR jadi Rp 275 Ribu, Kualitas Tidak Boleh Turun!
69 / 100

Harga PCR jadi Rp 275 Ribu, Kualitas Tidak Boleh Turun!

Harga test PCR jadi Rp 275 Ribu, Kualitas Tidak Boleh Turun!, Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah akhirnya memutuskan kembali menurunkan harga tes polymerase chain reaction (PCR) di Indonesia. Biaya PCR ini sempat jadi beban berat bagi masyarakat pada awal pandemi, pasalnya untuk tes Covid-19 biaya bisa lebih dari Rp 1 juta untuk sekali tes.

Advertisements

Advertisements

Pemerintah menetapkan harga tes PCR diturunkan menjadi Rp 275 untuk wilayah Jawa Bali dan Rp 300 ribu di luar wilayah itu. Penurunan dilakukan setelah Kementerian Kesehatan dan BPKP melakukan audit pada komponen alat dan jasa tes RT – PCR.

Dari hasil audit BPKP terhadap biaya barang dan jasa tes RT – PCR dari e-catalog terdapat potensi harga yang lebih rendah. Mulai dari Reagen, hazmat atau alat pelindung diri, hingga RNA.

Harga PCR jadi Rp 275 Ribu, Kualitas Tidak Boleh Turun!
Harga PCR jadi Rp 275 Ribu, Kualitas Tidak Boleh Turun!

Lalu, berapa modal dari usaha lab tes RT-PCR?

Sekretaris Jenderal Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat-Alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Randy H. Teguh menjelaskan alat pemeriksaan tes PCR itu bermacam-macam, sehingga tidak bisa mengeneralisir berapa modal pasti untuk melakukan tes ini.

Namun biaya alat pengetesan seperti Reagen dan APD biasanya mencapai 40% – 50% dari struktur harga tes RT – PCR. Sisanya untuk membayar perawat, dokter, administrasi, hingga sewa ruangan.

Dia menjelaskan kisaran harga reagen itu mulai dari Rp 150 – 500 ribu tergantung asal dan kualitas barang. Semakin mahal tentu tingkat akurasinya akan semakin bagus. Sementara untuk biaya investasi mesin PCR itu mulai dari ratusan juta hingga Rp 2 miliar.

Antusiasnya Warga Ikut Vaksinasi COVID CT Corp di Medan

“Cukup mahal, makanya kasihan juga yang sudah investasi, bingung harus menghitung ulang,” katanya kepada CNBC Indonesia.

Menurut Randy dengan batasan harga PCR Rp 275 ribu hingga Rp 300 ribu membuat penyedia layanan tes semakin sulit mendapatkan alat tes yang berkualitas. Jika melihat struktur harga itu reagen yang paling banyak beredar pada kisaran Rp 100 ribuan.

Peneliti bidang Mikrobiologi Klinik, Amin Soebandrio mengatakan seharusnya penurunan harga tidak mempengaruhi kualitas PCR, karena penyedia fasilitas sudah berkomitmen menyanggupi melakukan pemeriksaan. Sementara mengenai harga memang diatur oleh pemerintah.

Namun penurunan harga ini akan memberatkan penyedia jasa, Karena ada biaya yang harus dikeluarkan seperti penyediaan alat reagen, tenaga kesehatan, pemeliharaan alat, sampai hitungan keuntungan perusahaan.

“Keuntungan pasti terpengaruh, misalnya dari biasanya ambil profit 10%, ya pasti berkurang. Kalau kualitas ya memang semua bisa sama,” ujar mantan Kepala Lembaga Eijkman ini.

20 Manfaat Jus Sirsak bagi Kesehatan dan Kecantikan

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan instruksi menurunkan harga tes swab PCR Covid-19 jadi Rp 300 ribu akhirnya berlaku. Aturan ini berlaku hari ini.

Sebelumnya pada Agustus lalu Kementerian Kesehatan telah menurunkan harga PCR dari 900 ribu menjadi maksimal Rp 495 ribu untuk Jawa dan Bali dan Rp 525 ribu untuk di luar Jawa dan Bali.

Advertisements

sumber : https://www.cnbcindonesia.com/news/20211030085850-4-287687/harga-pcr-jadi-rp-275-ribu-kualitas-tidak-boleh-turun

Advertisements

 334 total views,  4 views today

By admin

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *