Pengertian Website dan Jenis Situs Web
acmatrix.web.id
Harga estimasi
• Rp 26.570.734.320 •
Pengertian Website dan Jenis Situs Web
79 / 100

Pengertian Website dan Jenis Situs Web

Pengertian Website dan Jenis-Jenis Situs Web

Pemilik komputer atau HP Android/iOS iPhone yang bisa koneksi internet dipastikan tiap hari membuka website (situs web) untuk mencari informasi, hiburan, chatting, atau transaksi.

Era digital saat ini membuat hampir semua hal bisa dilakukan secara online atau daring (dalam jaringa, dalam hal ini jaringan internet. Apa itu website? Berikut ini pengertian website dan jenis-jenis situs web.

Selain website, halaman yang tersedia dan biasa diakses di internet adalah aplikasi (app). Bisa dikatakan, aplikasi adalah website juga, yaitu situs web khusus perangkat mobile atau HP, meski aplikasi juga biasanya memiliki versi website.

Website dan aplikasi dibuat atau dibangun oleh pengembang website (web developer) dengan kode-kode yang disebut “bahasa pemrograman” (programming), seperti kode HyperText Markup Language (HTML), Cascading Style Sheets (CSS), dan Javascript (JS) –dikenal dengan sebutan “Trinity of Web“.

Trinity of Web: HTML + CSS + JavaScript

Sebuah website diakses atau dibuka menggunakan software atau aplikasi bernama Web Browser –Penjelajah web, peramban web, atau penelusur web, seperti Internet Explorer (kini Microsoft Edge), Chrome, dan Mozilla Firefox.

Pengertian Website

Secara praktis, website adalah sebuah media di internet yang berisi informasi, hiburan, dan sebagainya. Dalam bahasa Indonesia website atau web site disebut “situs web” dan biasa disingkat “web” atau “situs” saja.

Contoh website adalah google.com, facebook.com, detik.com, romeltea.com. Alamat web biasanya diawali dengan www, hhtp. atau https, misalnya www.google.com atau https://google.com. Namun, web browser sekarang sudah canggih. Anda hanya perlu mengetikkan nama domain tanpa www dan http di address bar.

Per definisi, website adalah halaman yang tersaji di internet berisi informasi teks (tulisan), gambar atau foto, audio, tautan (link), atau video.

Website terdiri dari dua kata, web dan site. Menurut Google Translateweb  artinya “jaring” dan site berarti “situs”.

Menurut laman Etyonlinesite artinya “jaringan” atau “jaring laba-laba”. Web artinya “tempat atau posisi yang ditempati oleh sesuatu”.

Jadi, secara bahasa, website atau situs web artinya “tempat jaringan”. Maksudnya adalah tempat terkoneksinya jaringan komunikasi secara global sebagaimana pengertian internet.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI Daring) tidak ditemukan istilah website karena ia bahasa Inggris. Yang ada adalah web dan situs.

  • Web artinya “sistem untuk mengakses, memanipulasi, dan mengunduh dokumen hipertaut yang terdapat dalam komputer yang dihubungkan melalui internet; jejaring; jaringan”.
  • Situs artinya “daerah temuan benda-benda purbakala; tempat yang tersedia untuk lambang suatu inskripsi; tempat pada suatu papan yang dapat atau tidak dapat dilubangi”.

Dalam bahasa Inggris, menurut “Kamus Google”, website adalah “sekumpulan halaman web terkait yang terletak di bawah satu nama domain, biasanya diproduksi oleh satu orang atau organisasi.”

Menurut Cambridge Dictionary, pengertian website adalah “satu set halaman informasi di internet tentang subjek tertentu, diterbitkan oleh satu orang atau organisasi; tempat di Internet dengan satu atau lebih halaman informasi tentang subjek, dan sering kali berisi gambar, video, dan suara (audio).”

Di Wikipedia, website atau situs web didefinisikan sebagai “kumpulan halaman web dan konten terkait yang diidentifikasi oleh nama domain umum dan dipublikasikan pada setidaknya satu server web.”

Dijelaskan, website adalah halaman web yang saling berhubungan yang umumnya berada pada peladen (server) yang sama berisikan kumpulan informasi yang disediakan secara perorangan, kelompok, atau organisasi.

Semua situs web yang dapat diakses publik secara kolektif membentuk World Wide Web. Ada juga situs web pribadi yang hanya dapat diakses di jaringan pribadi, seperti situs web internal perusahaan untuk karyawannya.

Web biasanya didedikasikan untuk topik atau tujuan tertentu, seperti berita, pendidikan, perdagangan, hiburan, atau jejaring sosial. Hyperlink antar halaman web memandu navigasi situs yang sering dimulai dengan halaman beranda (home page).

Pengguna dapat mengakses website di berbagai perangkat, termasuk komputer desktop, laptop, tablet, dan ponsel cerdas (smartphone). Aplikasi yang digunakan pada perangkat ini disebut browser web.

Web Browser, seperti Internet Explorer, Google Chrome atau Mozilla Firefox digunakan untuk mengakses Web dokumen, atau halaman Web, yang terhubung melalui link.

Website Terpopuler

Website yang paling sering dibuka pengguna internet adalah mesin pencari Google. Menurut data Alexa, 22 Juni 2021, 10 besar website yang paling banyak dibuka pengguna internet adalah sebagai berikut:

  1. Google.com
  2. Youtube.com
  3. Tmall.om
  4. Qq.com
  5. Baidu.com
  6. Sohu.com
  7. Facebook.com
  8. Taobao.com
  9. 360.com
  10. Jd.com

Urutan berikutnya ada Amazon.com, Yahoo.com, Weibo.com, Sina.com.cn, dan Zoom.us.

Di Indonesia, website yang paling banyak dibuka setelah Google adalah situs-situs berita, Youtube, dan e-Commerce untuk belanja online.  Berikut ini top 10 websites di Indonesia versi Alexa:

  1. Google.com
  2. Okezone.com
  3. Youtube.com
  4. Tribunnews.com
  5. Kompas.com
  6. Pikiran-rakyat.com
  7. Kumparan.com
  8. Detik.com
  9. Tokopedia.com
  10. Suara.com

Urutan berikutnya hingga posisi 15 adalah Grid.id, Liputan6.com, Sindonews.com, Merdeka.com, Bukalapak.com.

Jenis-Jenis Website

Kita sudah membahas pengertian website, contohnya, dan situs web terpopuler di dunia dan di Indonesia. Kini kita ulas jenis-jenis website yang cukup banyak.

1. Mesin Pencari (Seach Engine)

Situs web terpopuler atau paling banyak dibuka pengguna internet adalah website jenis mesin mencari (search engine) untuk mencari informasi, yaitu Google.com atau Google.co.id untuk lokasi Indonesia.

Selain Google.com, jenis website berupa mesin pencari antara lain Bing.com dan Yandex.com.

Website lain umumnya ditemukan pengguna melalui mesin pencari, seperti gambaran berikut ini:

user-mesin-pencari-website

Cara kerja mesin pencari yaitu perambahan (crawling), pengindeksan (indexing), dan pemeringkatan (ranking). Hasilnya disajikan di halaman hasil pencarian (SERP)

Agar website mudah dirambah, diindeks, dan ada di halaman atau bahkan peringkat atas SERP, diperlukan pengoptimalan mesin pencari yang disebut SEO.

2. Media Sosial

Media sosial merupakan jenis website terpopuler kedua setelah mesin pencari. Media sosial adalah jenis website dan aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk membuat dan berbagi konten atau berpartisipasi dalam jejaring sosial.

Isi atau konten media sosial merupakan buatan pengguna atau pemilik akun. Di media inilah warga internet (warganet) atau internet citizen (netizen) berbagi informasi, pengetahuan, pemikiran, pengalaman, bahkan “curhat” atau berbagi perasaan dalam formay teks (tulisan), gambar, audio, ataupun video.

Media sosial yang populer di Indonesia antara lain Facebook, Youtube, Twitter, Instagram, dan TikTok.

3. Situs Berita

Jenis situs web populer berikutnya adalah situs berita (news site). Dikenal juga sebagai portal berita (news portal), media online, dan media siber merupakan media massa yang tersaji secara online di internet berisi beragam informasi aktual atau laporan peristiwa terkini (berita).

Website berita tak lain merupakan surat kabar online, koran online, majalah online, atau media berisi karya jurnalistik –berita (news), feature, dan artikel opini.

Contoh situs berita: detik.com, republika.co.id, liputan6.com, antaranews.com, tribunnews.com, cnnindonesia.com.

4. Situs e-Commerce atau Marketplace

Jenis website lainnya yang banyak dikunjungi adalah situs jual-beli online (e-commerce) atau marketplace.

Top 10 marketplace terpopuler di Indonesia, menurut sebuah studi, adalah sebagai berikut:

  1. Tokopedia (1,2 miliar)
  2. Shopee (837 juta)
  3. Bukalapak (823 juta)
  4. Lazada (445 juta)
  5. Blibli (353 juta)
  6. JD ID (105 juta)
  7. Orami (89 juta)
  8. Bhinneka (63 juta)
  9. Sociolla (51 juta)
  10. Zalora (45 juta)

5. Website Lembaga

Jenis situs web lainnya adalah website resmi lembaga, baik lembaga bisnis (perusahaan) maupun non-bisnis.

  • Web perusahaan bisa berupa company profile, corporate website, atau toko online (online store).
  • Website lembaga non-bisnis yaitu website resmi pemerintahan atau instansi pemerintah, website organisasi (ormas/orpol/OKP), website yayasan, dan website kampus dan sekolah.

Contoh website lembaga: bandung.go.id, jabar.go.id, yastima.org, pajak.go.id, acer.com, unilever.com.

6. Blog

Blog adalah situs web pribadi (persobal website) atau milik perorangan yang umumnya dibuat di platform blog seperti Blogger dan WordPress.

Contoh blog adalah situs web yang sedang Anda kunjungi ini, romeltea.com, juga romelteamedia.com, contohblog.com, komunikasipraktis.com, blogromeltea.blogspot.com, dan banyak lagi. Ada jutaan blog di seluuruh dunia.

Banyak orang membuat dan mengelola blog untuk berbagi pemikiran, pengetahuan, pengalaman, dan bahkan menjalankan bisnis melalui blognya.

Biasanya dikelola oleh individu atau kelompok kecil, sebuah blog dapat mencakup topik apa pun – apakah itu tips perjalanan, saran keuangan, atau ulasan donat. Blog sering ditulis sepuluh dalam gaya informal atau percakapan.

7. Wiki

Website wiki adalah website yang mengizinkan pengunjung/pengguna untuk ikut menulis dan mengedit artikel yang ada. Website wiki yang paling terkenal saat ini adalah wikipedia.

Meskipun semua pengunjung bebas untuk menulis dan mengedit artikel di website ini, namun ada sekelompok orang yang bertugas untuk memeriksa konten yang dimuat apakah layak atau tidak untuk website tersebut.

8.  Portofolio

Sama seperti portofolio fisik, jenis situs web ini digunakan untuk menampilkan dan mempromosikan contoh karya sebelumnya.

Terutama digunakan oleh mereka yang berada di industri kreatif, situs web portofolio dapat digunakan seperti CV, menunjukkan keahlian Anda untuk mengesankan klien, pelanggan, atau calon pemberi kerja.

Situs web portofolio memungkinkan para profesional kreatif tempat untuk memamerkan karya terbaik mereka. Ini sangat cocok untuk seniman, penulis, desainer, pembuat film, pembuat furnitur—apa saja.

9. Website Penggalangan Dana

Stus web penggalaman dana (crowdfunding website) –sebagaimana namanya– adalah website untuk menggalang dana atau mengumpulkan donasi bagi sebuah proyek atau isu tertentu, terutama bersifat sosial.

Saat ini hadir berbagai situs penggalangan dana dengan isu yang beragam. Di Indonesia, website penggalangan dana populer antara lain Kitabisa.com, SharingHappiness.org,  dan Indorelawan.org.

10. Landing Page

Landing page atau halaman arahan adalah jenis halaman web untuk kampanye pemasaran yang mendorong pengunjung untuk mengambil tindakan tertentu.

Konten di halaman arahan harus dibatasi dan mengarah ke ajakan bertindak (CTA) yang Anda ingin dilakukan pengguna.

sumber : https://romeltea.com/pengertian-website-dan-jenis-jenis-situs-web/

 1,533 total views,  3 views today

By admin

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × two =